Adakah ajaran Gereja Katolik yang sangat sedikit dikenal oleh umat? Saya yakin ada dan itu adalah Ajaran Sosial Gereja atau lebih sering dikenal dengan singkatannya, ASG. ASG memang sangat jarang disinggung dalam katekese-katekese Gereja (proses katekumenat, persiapan-persiapan penerimaan sakramen, pelajaran agama sekolah, dsb.).

Ketidakpopuleran ajaran ini mungkin berkaitan erat dengan arus pemikiran yang sangat kuat bahwa Gereja (dan agama pada umumnya) melulu berurusan dengan bidang rohani dan surgawi. Hal-hal yang berhubungan dengan duniawi (politik dan ekonomi, misalnya) dianggap sama sekali bukan urusan Gereja. Yang lebih parah, banyak di antara kita sendiri tidak sadar bahwa Gereja memiliki misi sosial. Padahal misi sosial justru merupakan bagian esensial iman Katolik.

Dengan mudah kita bisa melihat bahwa di mana-mana tempat ibadah bertambah banyak dan dipenuh-sesaki oleh umat. Upacara-upacara dan kegiatan-kegiatan keagamaan juga semakin marak. Namun, pada saat bersamaan, fakta lain di depan mata kita adalah korupsi tidak pernah berkurang, kekerasan kian merebak dalam hidup sehari-hari, perusakan lingkungan terjadi secara makin kurang ajar, dan seterusnya. Mengapa? Uskup Agung Semarang menengarai, “Rupanya tidak sedikit yang berpendapat bahwa yang penting adalah ungkapan iman dalam bentuk upacara dan doa. Sementara perwujudan iman dilalaikan. Kalau demikian, ibadah, doa, upacara keagamaan dapat lepas sama sekali dari moralitas hidup pribadi maupun sosial.”

Karena itu, kita perlu mempertanyakan kepada diri sendiri keterkaitan iman dalam hidup sehari-hari, hubungan antara iman dengan tindakan dan sikap terhadap sesama, bagaimana perintah utama Tuhan tentang mencintai sesama menjadi pedoman dalam berelasi dengan orang lain, bagaimana keterlibatan dalam membangun kehidupan bersama yang adil, sejauh mana perhatian terhadap mereka yang paling lemah dan malang di sekitar kita, sejauh mana program paroki dan lingkungan mempromosikan cinta kasih dan keadilan, dst.

Blog ini muncul dari keprihatinan akan dua hal di atas. Pertama, Ajaran Sosial Gereja tidak dikenal oleh umat. Kedua, keterpisahan antara ungkapan iman dan perwujudan iman. Tetapi, saya sama sekali tidak bermaksud menjawab kedua keprihatinan tersebut. Blog ini lebih merupakan ajakan untuk ngobrol dan belajar bersama mengenai Ajaran Sosial Gereja.

Salam,

M. Rudy Hermawan CM.

3 Responses to “About”

  1. anton sad budi cm Says:

    Bagus Wan,
    Penyusunan dan tulisan lancar serta mudah dimengerti, mulai dari hal sehari-hari, namun mendasar. Maju terus, moga jalannya lancar dan nggak pernah macet

  2. rudher Says:

    Makasih Romo,
    nggak pernah macet ini yang sungguh-sungguh perjuangan…hehehe…

  3. helena Says:

    Mo, ku-link ke blog-ku ya… yang gembala kecil… Thx…

    Ok, mbak Helena. Thanx banget.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.